Rabu, 09 Juli 2014

coretanku



Hanya ingin menulis itu saja.
Hanya mengetuk-ngetukkan jari di papan keyboard atau mencoret-coret di kertas kosong.

Mencurahkan semua isi hati, kebahagian, kesedihan, kejutan, apa yang kulihat; kudengar; dan kurasakan.

Sebagian orang akan mengutarakan dengan teman-temannya atau seeorang di dekatnya di dalam bus. Tapi orang-orang seperti aku yang lebih suka menyimpannya, memikirkannya dan agak terlambat untuk mengatakannya akan menumpahkan semuanya itu dalam bentuk kalimat-kalimat.

Jangan berfikir tulisanku ini akan sangat indah, karena aku baru belajar dan tampaknya akan terus belajar seumur hidupku.

Menjadi penulis?
Aku rasa semua yang hobi membaca pasti punya keinginan membuat sebuah tulisan dan diterima oleh sebuah penerbit terkenal, dibuat buku dan menjadi best seller toko buku.Tidak salah kan? 

Suatu hari aku ingin seperti itu.

Kau tahu? Duduk disebuah restoran ditemani secangkir kopi, dengan notes dan bolpoin yang siaga mencatat ide-ide yang melintas di kepalaku saat itu. Aku akan menikmati momen itu hingga kopiku habis, malam harinya aku akan sibuk sekali di depan laptopku bahkan makanpun aku tak ingat, aku akan tidur di depan laptopku yang masih menyala. Begitu aku terjadi aku melihat ada e-mail masuk mengatakan bahwa tulisanku yang sudah masuk di meja redaksi sebuah majalah akan segera di muat. Aku hanya tersenyum dan kemudian beranjak untuk berolahraga di kompleks depan rumahku. Lalu aku melanjutkan aktfitasku hingga akhirnya aku kembali ke laptopku.

Indahnya mimpiku, apakah itu muluk? Kurasa tidak! Aku punya apa yang aku butuhkan. Lalu apalagi. Aku hanya tinggal memulai.

Bagaiman dengan kalian. Adakah yang mempunyai mimpi sepertiku? Jangan lupakan mimpi itu, karena aku yakin itu akan terwujud.


Jumat, 16 Mei 2014

Cukup dengan percaya

Matius 17:20
Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. 

   Kali ini, ayat emas inilah yang menguatkan dan memberiku semangat untuk yakin pada diriku dan kuasa Tuhan. Dengan yakin, kerja keras dan doa tak ada yang mustahil.

    Karena pasti semua orang ingin kehidupan dan masa depan yang lebih baik, jika sekarang aku punya waktu dan kesempatan kenapa aku harus menunggu waktu lain. Bisa dikatakan aku bersyukur karena saat ini aku belum punya tanggungan apapun, aku masih bebas dan punya banyak waktu dan aku ingin meraih mimpiku sesegera mungkin.

    Karena sukses milik semua orang, dan semua orang berhak memilikinya jadi setiap orang berkewajiban mengusahakannya. Mulai dari saat ini aku akan tekun pada apa yang aku inginkan. Dan seperti ayat di atas jika aku   "Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja…. dan takkan ada yang mustahil bagimu"

# im possible

Rabu, 14 Mei 2014

Belajar tidak mengeluh

     Saat cobaan dan rintangan yang luar biasa datang bertubi-tubi masakan kita tidak mengeluh? Mustahil, sebagai manusia normal aku juga pernah mengalaminya. Terkadang ingin lari saja dari orang-orang, lingkungan, tempat kerja, keluarga dan sebagainya, tapi setahuku itu tak pernah menyelesaikan masalah, karena dimanapun kita berada masalah akan tetap timbul dengan kadar yang berbeda-beda. Jadi yang bisa kulakukan hanyalah menghadapi dan mengingat hal itu sebagai pembelajaran untuk selanjutnya.

      Aku berusaha belajar menjadi dewasa dari setiap masalah, walaupun kerap kali aku harus mengunci kamar dan menangis tanpa suara, hingga aku kelelahan sendiri, lalu aku akan keluar kamar dan kembali menghadapi dan berharap semua segera berlalu.

    Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan. Semua orang memilih menjadi dewasa, termasuk aku. Aku merasa tak pernah menjadi dewasa, karena seringkali aku keliru mengambil keputusan. Tapi aku bukanlah orang yang akan terpuruk dalam waktu yang lama, karena aku harus melanjutkan hidupku. Ya, aku selalu bangkit dari keterpurukan dan menyembunyikan rasa sakit di hatiku.

    Aku berharap kehidupanku lebih baik dari kemarin, belajar dari masalah, belajar dari orang lain, dan belajar banyak media. Setiap orang yang lahir di dunia akan dibayangi masalah. Dan aku tidak mau hidup dalam lingkaran masalah.

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.